Skip to content

Penjualan ​

Siklus penjualan di ERP Nusantara berjalan dari penawaran sampai uang masuk. Setiap dokumen menjawab satu pertanyaan, dan hanya sebagian yang memengaruhi stok atau pembukuan.

DokumenMenjawabYang berubah
Penawaran Harga"Berapa harganya?"Tidak ada
Sales Order"Apa yang disepakati?"Hanya komitmen; jadi acuan dokumen di bawahnya
Surat Jalan"Barangnya sudah keluar?"Stok berkurang, harga pokok dihitung
Faktur Penjualan"Berapa yang ditagih?"Piutang dan jurnal penjualan
Terima Pembayaran"Sudah dibayar?"Kas masuk, piutang lunas
Penawaran → Sales Order → Surat Jalan → Faktur → Pembayaran
                  └────────────── (jasa: langsung ke Faktur) ──────────────┘

Kenapa dipisah? ​

Barang keluar dan penagihan adalah dua peristiwa berbeda. Kiriman bisa ditagih belakangan, satu faktur bisa mencakup beberapa surat jalan, dan jasa bisa ditagih tanpa surat jalan sama sekali.

Aturan yang berlaku di semua dokumen ​

  1. Edit dan hapus hanya saat draft. Setelah diajukan atau diposting, dokumen menjadi catatan.
  2. Pembatalan membalik efeknya, bukan menghapus. Surat jalan yang dibatalkan mengembalikan stok; faktur yang dibatalkan membalik jurnal dan piutang.
  3. Semua efek terjadi dalam satu langkah. Dokumen yang gagal diposting tidak meninggalkan jurnal setengah jadi.
  4. Nomor dokumen berformat SPH/2026/10/0001, SO/…, SJ/…, INV/…, BKM/…, dan mulai dari 0001 lagi setiap bulan.

Sebelum mulai ​

Pastikan ini sudah ada. Semuanya tercakup di checklist setup:

  • Profil perusahaan (alamat, NPWP) dan gudang
  • Kontak pelanggan
  • Barang atau jasa yang dijual
  • Pajak (PPN)
  • Bagan akun dan pemetaan akun, supaya jurnal otomatis bisa terbentuk